Koperasi/UPPKS “LABONSA”

Dalam rangka memenuhi tugas softkill “Ekonomi Koperasi” saya melakukan survey dan wawancara langsung mengenai koperasi yang ada disekitar lingkungan rumah. Dibawah ini adalah hasil penjabaran dari wawancara yang telah saya lakukan.

A. SEJARAH

Awal berdirinya Pra Koperasi / UPPKS “LABONSA” berawal dari dana bergulir Kader Posyandu yang diterima dari pemerintah DKI Jakarta lewat Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo pada tahun 2003 sebesar satu juta rupiah, yang diperuntukan sebagai dana usaha para Kader. Maka dari itu, Kader Posyandu “Flamboyan 1”, sepakat untuk mendirikan Pra Koperasi Posyandu dengan tujuan untuk mensejahterakan para Kadernya.

Setelah mendapat bimbingan dari UPPKS Kelurahan dan BKKB Kota/Kabupaten Jakarta Timur serta mendapat kredit masyarakat dari “Koperasi Mitra Kencana” DKI Jakarta sebesar lima juta rupiah. Dengan bertambahnya dana tersebut, maka pengurus Pra Koperasi berniat untuk memperluas keanggotaan, dengan tujuan :

  1. Mengembangkan produk yang ada
  2. Membantu memasarkan produk para anggota
  3. Membantu dana bagi para anggota yang berniat membuka usaha.

Oleh karena itu mereka mengubah nama dari Pra Koperasi Posyandu menjadi UPPKS “LABONSA” atau kepanjangan dari Lapangan Kebon Sawo. Mereka menggunakan nama tersebut karena mereka mempunyai tujuan tertentu yaitu ingin menjadikan Lapangan Kebon Sawo sebagai salah satu sentra prerekonomian, kesehatan, sosial, dan lain-lain.

B. STRUKTUR ORGANISASI UPPKS “LABONSA”

susunan pengurus UPPKS LABONSA

C. SISTEM KOPERASI/UPPKS “LABONSA”

Koperasi “LABONSA” bergerak dalam bidang produksi, pemasaran, dan simpan-pinjam. Dalam bidang produksi mereka membuat minuman instan seperti jahe, kunyit, temulawak, dan lain-lain yang dibuat sendiri tanpa bahan pengawet. Sedangkan dalam bidang pemasaran, mereka memasarkan produk hasil  kerajinan tangan dari warga di sekitar RW 03. Dan dalam bidang simpan-pinjam, mereka memberikan pinjaman dengan pengembalian yang dapat diangsur.

Berikut ini adalah beberapa produk dari UPPKS “LABONSA” :

  • Obat herbal dari TOGA (Tanaman Obat Keluarga)

minuman instan dari TOGA

  • Berbagai hasil kerajinan tangan dari kain perca

kerajinan tangan dari kain perca

Untuk mempublikasikan ataupun memasarkan produknya, UPPKS “LABONSA” biasanya melalui bazar atau dibawa oleh orang kelurahan maupun kecamatan untuk dijual kepada warga yang berminat. Pada awalnya penjualan produk ini melalui “mulut ke mulut”, dan para pengurus beserta anggota UPPKS “LABONSA” berharap semoga koperasi ini menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas. Pada tahun 2013 mendatang UPPKS “LABONSA” akan mengikuti lomba antar kecamatan Pasar Rebo.

Demikianlah hasil wawancara dan survey yang telah saya lakukan di UPPKS “LABONSA” semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan serta wawasan bagi pembaca khususnya dibidang koperasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s